HABIB RIZIEQ, NKRI BERSYARIAH, DAN SEJUMLAH TANDA TANYA

Pada 2 Desember yang lalu, dalam reuni 212, Habib Rizieq Shihab melalui sebuah rekaman menyerukan NKRI bersyariah. Ia berpesan agar pendukungnya memperjuangkan NKRI bersyariah yang dijiwai Piagam Jakarta 22 Juni 1945. Lebih lanjut ia menjelaskan NKRI bersyariah berarti NKRI yang menjadikan pribumi sebagai tuan rumah di negerinya sendiri. NKRI bersyariah berarti NKRI yang anti –... Continue Reading →

Saat Negara Mengatur Seks Warganya

Permohonan sekaligus penolakan atas uji materi pasal kesusilaan di KUHP merupakan momen tepat untuk mengkaji relasi antara seks dan negara. Di satu sisi, seks merupakan kebutuhan kodrati manusia sebagai mahluk hidup sekaligus warganegara. Di sisi lain, negara mempunyai kuasa untuk mengatur hidup warganya. Tapi sejauh manakah negara dapat mengatur urusan seksual warganya? Permohonan uji materi... Continue Reading →

Siapa Bilang Cinta Itu Buta

Tema cinta sering kali tidak dianggap ilmiah dan jarang dijadikan kajian berbagai bidang ilmu pengetahuan. Dalam sosiologi sendiri, tema percintaan masih sangat sedikit dikaji, terbukti dari sulitnya menemukan referensi bertema cinta, kalaupun ada, sudah cukup usang. Padahal seperti kata Pramoedya “cinta tak muncul mendadak, karena dia adalah anak kebudayaan, bukan batu turun dari langit”. Karena... Continue Reading →

Mencari Kebangsaan Ibuku

Ibuku seorang manusia hibrida. Dia lahir dari seorang ibu Tionghoa dan ayah berdarah Sunda. Selain berbahasa Hokkian, ibuku juga bisa berbahasa Jawa. Setelah kawin mawin dengan ayahku (bermarga Matondang tapi mengaku sebagai Melayu Asahan) ibuku juga berbahasa Melayu. Dalam kondisi seperti ini, sulit menentukan kebangsaan ibuku? Apakah dia seorang pribumi atau seorang nonpribumi? Bila ia... Continue Reading →

(Review Buku) Perbudakan Seksual : Perbandingan Antara Masa Fasisme Jepang dan Neofasisme Orde Baru

  Resensi buku ini sebenarnya sudah pernah saya posting di facebook. Tapi karena sedang hangat tentang wacana komunis dan bahaya lantennya di media sosial, ada baiknya saya ikut meramaikan pertarungan wacana itu. Ya namanya juga ruang publik, tempat pertarungan wacana, ide dan karya. Dalam pertarungan wacana ini, tentu saya memilih jalan orang – orang  “beriman”,... Continue Reading →

Menguji Demokrasi

Beberapa waktu yang lalu masyarakat dihebohkan dengan wacana pembubaran HTI. Seperti biasa, ada yang pro dan ada yang kontra. Saya salah seorang yang terlibat dalam perdebatan mengenai wacana ini. Bagi saya yang pro demokrasi, pembubaran organisasi apapun seharusnya melalui jalur hukum, yaitu dibuktikan di pengadilan. Seburuk – buruknya institusi hukum kita, tentu lebih baik (dan... Continue Reading →

Komunikasi Macet Antar Dokter dan Pasien

  Kejadian yang baru – baru ini terjadi antara dokter dan pasien di Rumah Sakit Murni Teguh, seakan memberikan citra buruk bagi dokter maupun manajemen rumah sakit di Medan. Dari pengakuan pasien, dokter menolak menjawab alasan dari tindakan medis (bedah jantung) yang dilakukan padanya. Bahkan menurut pasien, dokter mengancam BPJS pasien tidak akan berlaku bila... Continue Reading →

*Perang Orang – Orang ‘Beriman’

Konflik yang baru saja terjadi di Aceh, Singkil, memang cukup memprihatinkan. Ribuan orang harus mengungsi, satu orang tewas dan rumah ibadah hangus terbakar. Sayangnya konflik ini terjadi karena hal sepele yang belum tentu ada kaitannya dengan keimanan dan ketaqwaan beragama. Konflik seperti ini sering kali dikarenakan kondisi sosial dan politik tertentu yang direduksi menjadi konflik... Continue Reading →

Fashion Flow

Walaupun saya bukan orang yang fashionable, tetapi mengamati trend fashion selalu menarik perhatian saya.  Kalau diperhatikan, trend fashion dunia hampir selalu dipengaruhi oleh desainer – desainer kelas atas dari kota – kota fashion terkenal seperti Paris, London, Milan dan New York. Setiap para desainer kelas atas mengeluarkan rancangan terbarunya dan menjadi tren, nggak lama kemudian... Continue Reading →

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑